JADWAL SHALAT  Subuh 04:35 WIB | Dzuhur 11:47 WIB | Ashar 14:59 WIB | Maghrib 17:49 WIB | Isya 18:54 WIB
Header_harian_pelita

HARIAN PELITA

Daftar Tunggu Calhaj DKI Selama Delapan Tahun

Minggu, 25 November 2012  |

CALON  jamaah haji Provinsi DKI Jakarta yang tengah telah terdaftar di Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) sudah melebihi 50.000 orang. Berarti mereka akan diberangkatkan secara berangsur-angsur selama delapan tahun, mengingat kuota  haji Provinsi DKI Jakarta sebanyak 7.084 orang.

Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Jakarta Pondok Gede H Akhmad Murtado, SE yang juga Kepala Bidang Haji, Zakat dan Wakaf (Hazawa) Kanwil Kemenag DKI Jakarta mengatakan, banyaknya calon jamaah haji (Calhaj) daftar tunggu, bukan hanya di DKI Jakarta, tetapi juga di berbagai daerah. “Masing-masing daerah daftar tunggunya lima sampai 14 tahun. Di Sulawesi Selatan daftar tunggunya 14 tahun. Bahkan di Malaysia daftar tunggunya sudah 32 tahun,” ucap Murtado.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta H Muhaimin Luthfie mengingatkan, jamaah haji waiting list (daftar tunggu) jangan “ngotot” memaksakan pergi haji lebih cepat dari tahun yang telah ditentukan. “Kalau belum waktunya berangkat, jangan memaksakan harus berangkat tahun itu juga. Masalah haji itu kan  prerogatif Allah SWT,” papar Muhaimin.

            Menurut Muhaimin, untuk musim haji yang akan datang masyarakat diminta tidak ngotot, bahwa harus berangkat tahun itu juga. “Jadi calon jamaah  haji tidak usah memaksakan diri kalau memang belum waktunya berangkat maka tunggu saja. Kita ikhtiar boleh tapi jangan ngotot karena sudah ada mekanismenya.

Muhaimin mengatakan,  jamaah haji DKI Jakarta setiap tahunnya diberangkatkan melalui embarkasi Jakarta Pondok Gede, bersama jamaah asal dari Banten dan Lampung.  Jamaah haji embarkasi Jakarta (JKG) tahun 2012 ini sebanyak 21.907 orang. Untuk jamaah haji asal DKI Jakarta  berjumlah 7.084 orang (16 kloter); jamaah haji Banten berjumlah 8.541 orang (19 kloter) dan Lampung berjumlah 6.282 orang (14 kloter). “Khusus  jamaah DKI Jakarta berikut petugas haji sebanyak 7.713 orang. Sedangkan kloter yang sebelumnya 16  ditambah menjadi 17 kloter.”

Muhaimin menghimbau kepada masyarakat yang baru saja selesai menunaikan ibadah haji agar memberikan informasi yang benar kepada calon jamaah haji yang akan berangkat tahun mendatang. “Karena melaksanakan haji itu ibarat  wisata rohani dengan kenikmatan yang luar biasa, di mana kita bisa melihat ka'bah, bisa shalat di Mesjidil Haram atau di Mesjid Nabawi di Madinah,” tutur dia.

Menyinggung soal evaluasi yang akan dilakukannya usai pemulangan nanti, Muhaimin mengatakan PPIH Asrama Haji Pondok Gede tidak hanya melayani jamaah haji asal DKI Jakarta, tapi juga Banten dan Lampung. “Karena itu, kita akan mengevaluasi apakah pelayanan sudah diberikan sepenuhnya saat mereka masuk asrama?  Fasilitas apa saja yang telah diberikan kepada jamaah selama berada di asrama?” kata Muhaimin yang mantan Kakanwil Kemenag Jawa Barat ini.

Selain itu, lanjut Muhaimin, masalah koordinasi karena pelaksanaan haji bukan hanya dilaksanakan instansi Kemenag tapi juga bekerjasama dengan instansi lainnya. “Karena itu, dalam evaluasi nanti kami  akan menyisir setiap titik permasalahan supaya pelaksanaan haji tahun depan tidak sampai muncul lagi permasalahan yang sama,” tutur Muhaimin.

“Tidak kalah pentingnya adalah menyangkut masalah kesehatan khususnya dalam prosedur pelayanan kesehatan kepada jamaah haji wanita hamil, lanjut usia atau yang memiliki risiko tinggi. Meskipun ini bukan domain Kemenag tapi diharapkan tahun depan dapat dideteksi sejak dini,” kata Muhaimin. (dik)

Dibaca 770 kali

Tinggalkan komentar....